RANCANGAN PENELTIAN SOSIAL

Sobat Teras,

Umumnya rancangan penelitian terdiri dari delapan bagian besar, yaitu latar belakang masalah, perumusan masalah, pertanyaan penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, penelitian terdahulu, landasan teori, hipotesis, dan metodologi penelitian.

Latar Belakang Masalah

Harus mengemukakan alasan dipilihnya suatu masalah atau topik yang akan dijadikan bahan penelitian. Mengapa masalah tersebut perlu diteliti apa yang melatarbelakanginya. Dikemukakan juga fakta-fakta sementara yang diperoleh peneliti dari pengamatan dan studi kepustakaan. Dalam menentukan suatu masalah hal yang perlu dipertimbangkan adalah sejauh mana urgensi dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Pertanyaan yang perlu ada dalam benak peneliti ketika membuat latar belakang masalah, adalah “kenapa masalah ini penting?”.

Perumusan Masalah

Merupakan lanjutan dari latar belakang masalah, tetapi berbeda penekanannya. Pada permasalahan penelitian, pertanyaan yang ingin diangkat adalah “Apa yang menjadi permasalahan dalam tema ini?”.

Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan penelitian berfungsi sebagai dasar penelitian yang akan dilakukan. Pertanyaan penelitian adalah hal-hal yang ingin dijawab melalui penelitian. Selain itu merupakan rambu-rambu sehingga penelitian dapat terfokus. Sebaiknya tidak lebih dari tiga pertanyaan.

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan penelitian merupakan rumusan masalah dalam bentuk kalimat pernyataan. Tujuan penelitian sangat berkaitan dengan kesimpulan. Bila masalah penelitian merupakan hal yang dipertanyakan dan tujuan penelitian merupakan jawaban yang ingin dicari, maka kesimpulan merupakan jawaban yang diperoleh. Manfaat penelitian merupakan kegunaan nyata dari hasil yang akan dicapai melalui sebuah penelitian. Selain bersifat praktis, manfaat penelitian juga dapat bersifat teoretis.

Penelitian Terdahulu

Dengan melacak penelitian terdahulu peneliti dapat menghindari duplikasi dan dapat memosisikan kedudukan penelitian yang tengah dilakukan. Hasil penelitian terdahulu juga dapat digunakan sebagai data pendukung.

Landasan Teori

Landasan teori merupakan telaah masalah penelitian berdasarkan teori-teori atau bacaan-bacaan. Landasan teori adalah landasan teoretis bagi penulis untuk menjawab masalah penelitian. Adakalanya pada bagian landasan teori dimasukkan pula definisi konsep dan definisi operasional agar pembaca lebih memahami alur penelitian. Definisi konsep adalah definisi dari variabel-variabel yang ingin diteliti.

Definisi operasional merupakan penjabaran dari variabel-variabel yang ingin diteliti sehingga variabel tersebut dapat diukur.

Hipotesis

Hipotesis merupakan kemungkinan jawaban atas masalah penelitian. Disebut kemungkinan karena belum dibuktikan lewat penelitian di lapangan. Hipotesis dinyatakan dalam bentuk pernyataan yang menghubungkan variabel-variabel penelitian. Hipotesis dapat dibagi sebagai berikut.

  1. Hipotesis nol (Ho), adalah dugaan awal sebelum dilakukan penelitian, biasanya berisi apa yang ingin dipatahkan atau ditolak dengan melakukan penelitian.
  2. Hipotesis kerja (Ha), adalah dugaan yang ingin dibuktikan oleh peneliti. Hipotesis kerja menyatakan adanya hubungan antara variabel x dan y.

Ciri-ciri sebuah hipotesis yang baik adalah sebagai berikut.

  • Bisa diterima dengan akal sehat
  • Menyatakan hubungan antarvariabel penelitian
  • Dapat diuji
  • Dinyatakan secara singkat dan dalam bentuk kalimat pernyataan
  • Konsisten dengan teori dan fakta yang telah dibangun

Metode Penelitian

Dalam bagian metode paling tidak terdapat empat bagian inti, yakni jenis penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisa data, dan unit analisis.

Jenis Penelitian

Jenis penelitian pada intinya merupakan bentuk penelitian yang ingin dilaksanakan oleh peneliti.

Teknik Pengumpulan Data

Secara umum, data terbagi atas

  1. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari lapangan penelitian.
  2. Data sekunder adalah data yang tidak diperoleh secara langsung dari lapangan.

Dalam penelitian sosial, teknik pengumpulan data yang biasa digunakan adalah kuesioner atau angket, wawancara, observasi, dan studi literatur. Teknik yang digunakan tergantung pada rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, dan sampel yang digunakan. Teknik-teknik pengumpulan data tersebut memiliki alat atau instrumen pengumpulan data masing-masing.

Teknik Analisa Data

Merupakan cara mengolah data yang telah diperoleh dari lapangan. Teknik analisa data harus disesuaikan dengan jenis pendekatan penelitian. Teknik analisa data dibagi atas dua macam teknik, yakni kuantitatif dan kualitatif. Teknik kuantitatif menggunakan rumus-rumus statistik dalam mengolah data. Teknik kualitatif menggunakan analisis fenomena yang terjadi di lapangan dikaitkan dengan teori yang ada.

 

Sumber :

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2016. Sosiologi; Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial; untuk SMA/MA Kelas X. Esis Erlangga. Jakarta