Chapter 1 : Deteritorialisasi Keluarga Pemakai Smartphone | Perspektif Arjun Appadurai

Sahabat Teras,

Globalisasi telah membawa pengaruh besar dalam perubahan social di perkotaan saat ini. Globalisasi mampu membawa perubahan cara orang melihat, memahami dan merasakan waktu ruang dan identitas. Perubahan yang terjadi pada masyarakat perkotaan, ternyata memunculkan kharakteristik manusianya yang berpengaruh pada kehidupan sebuah keluarga. Meningkatnya perkembangan dan kebutuhan dalam kehidupan keluarga menjadikan setiap anggota keluarga memungkinkan untuk mencapai kehidupan agar tetap tinggal di lingkup perkotaan. Tak lupa juga kepuasan terhadap kebutuhan dengan mengkonsumsi berbagai macam produk modern yang sudah masuk di era global dalam kota itu sendiri. Salah satunya gadget berupa smartphone.

Smartphone merupakan salah satu modernisasi yang muncul di dalam sebuah keluarga perkotaan saat ini. Pada saat smartphone hadir di dalam rumah keluarga, setiap anggota keluarga mampu memiliki dan menggunakan smartphone dalam aktivitas keseharian mereka ketika berada di dalam rumah. Smartphone dalam rumah memberi nuansa dan arena baru bagi anggota keluarga itu sendiri. Ruang baru yang muncul dalam sebuah keluarga terjadi karena adanya proses penyesuaian dan negosiasi dari anggota keluarga dengan menggunakan smartphone yang mereka miliki.

Smartphone dalam keluarga bisa dikatakan mampu “mengaburkan batas-batas fisik” dari keluarga. Secara tidak langsung smartphone membawa anggota keluarga untuk keluar dari ruang keluarga itu sendiri, ruang dimana keluarga sebagai sebuah institusi yang berisi anggota-anggota keluarga. Hal ini tentunya dapat menjadikan sebuah “deteritorialisasi” sehingga menciptakan dunia baru dengan batas-batas wilayah dan nilai yang bersifat relatif (Appadurai, 1996). Karena bagaimanapun juga anggota-anggota keluarga di dalam rumah mampu keluar dari teritorial di dalam keluarga. Anggota-anggota keluarga mampu mengakses ruang baru di dalam smartphone yang mereka miliki ketika berada dialam rumah mereka.

Dalam tulisan yang terbagi dalam 3 chapter ini, penulis akan menganalisis “deteritorialisasi keluarga pemakai smartphone dalam perspektif Arjun Appaduari” beliau adalah antropolog sosial-budaya kontemporer yang diakui sebagai teoriwan utama dalam studi globalisasi yang memiliki pengaruh besar di negara-negara barat. Dan tulisan ini akan menganalisis dari dua ranah dengan melihat dinamika yang muncul di keluarga masa kini dimana smartphone menjadi sebuah kemajuan di bidang tecknologi mampu memberikan nuansa dan ruang baru di dalam keluarga tersebut: deteritorialisasi ruang “tecknospaces”, serta smartphone dan keluarga masa kini. Dua ranah tersebut akan di paparkan pada chapter 2 dan chapter 3 pada pembahasan berikutnya.

Chapter 2 : Deteritorialisasi Keluarga Pemakai Smartphone | Deteritorialisasi Ruang “Technospaces”

Chapter 3 : Deteritorialisasi Keluarga Pemakai Smartphone | “Smartphone dan Keluarga Masa Kini”

Sumber :

Appadurai, Arjun. 1996. Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalizations. London. Public Works Publicatins