Faktor yang Mempengaruhi Ketimpangan Sosial

Hallo Sahabat Teras,

Coba perhatikan kehidupan sosial disekitar kalian ? Apakah kalian pernah melihat sebuah berita atau arikel yang mnceriakan kondisi pendidikan di daerah terpencil atau terdalam I wilayah Indonesia ? Pasti sangat memprihatinkan ya sahabat. Karena di luar sana masih banyak dari anak-anak bangsa yang beum mendapatkan pendidikan yang layak seperti di daerah/wilayah perkotaan. Banyak sekali perbedaan antara kondisi pendidikan tersebut, baik dari segi tenaga kependidikan, fasilitas sekolah, akses sekolah yang masih sulit, dan yang lain hal. Berbeda jauh ketika kita melihat diwilayah yang sudah maju dengan fasilitas pendidikan yang bagus, teknologi yang mumpuni, dan akses sekolah yang mudah. Nah hal ini tentunya memunculkan sebuah ketimpangan sosia dalam masyarkaat.

Baca juga : Bentuk-Bentuk Ketimpangan Sosial di Masyarakat

Ketimpangan sosial sendiri dapat diartikan sebagai adanya ketidakseimbangan atau jarak yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang disebabkan adanya perbedaan status sosial, ekonomi, ataupun budaya. Ketimpangan sosial dapat disebabkan oleh adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, sehingga mencegah dan menghalangi seseorang untuk memanfaatkan akses atau kesempatan-kesempatan yang tersedia. Lantas apa saja sih faktor yang mempengaruhi ketimpangan sosial masyarkaat kita ? Yuk simak penjelasan di bawah ini;

Perbedaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam yang ada di Indonesia tidak tersebar merata dalam setiap daerah. Setiap daerah memiliki keistimewaan tersendiri terkait kepemilikan sumber daya alam, baik sumberdaya alam terbaharukan dan sumber daya alam yang tidak terbarukan. Jika suatu daerah memiliki sumber daya alam dan mampu memanfaatkannya dengan baik maka laju pertumbuhan ekonominya akan meningkat. Sebaliknya, jika suatu daerah tidak memiliki sumber daya dan sulit mengolah sumber daya alam di daerahnya, maka kondsi perekonomiannya tidak akan meningkat. Kemajuan yang berbeda dalam pengolahan sumber daya yang ada disetiap wilyah akan menimbulkan gap antar daerah.

Letak/ Kondisi Geografis

Kondisi geografis antar wilayah di Indonesia berbeda. Salah satunya, penduduk yang tinggal di dataran rendah dan dataran tinggi tentunya memiliki perbedaan dalam menjalankan aktivitas sosialnya. Dataran yang rendah cenderung akan mengalami kemudahan dalam membangun infrastruktur dan memudahkan kegiatan perekonomian. Berbanding terbalik dengan kondisi geografis dataran yang tinggi dan susah mengalami akses masuk maka kegiatan perekonomian/perindustrian akan berjalan sangat lama(lambat).

Faktor Globalisasi

Ketimpangan muncul karena adanya masuknya globalisasi di Indonesia . kondisi masyarakat yang mampu menyikapi globalisasi dengan baik maka akan mengalami kemajuan dan perkembangan yang baik, berbading terbalik dengan kondisi masyarakat yang tidak mampu mengambil kesempatan yang ditawarkan oleh globalisasi maka akan mengalami ketertinggalan.

Baca juga : Upaya Mengatasi Ketimpangan Sosial dalam Masyarakat

Kebijakan Publik

Kebijakan public merupakan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu masyarakat. Terkadang kebijakan yang di keluarkan pemerintah tidak semuanya diterima dengan baik dan menimbulkan ketidakadilan. Sehingga memunculkan kesenjangan sosial.

Kondisi Dmografis

Kondisi demografis melihat tingkat pertumbuhan dan struktur kependudukan, tingkat usia, tingkat pendidikan, tingkat kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan dan segala aspek yang berkaitan dengan penduduk. Antar wilayah yang ada di indoensia memiliki kondisi demografis yang berbeda.

Lima hal di atas merupakan beberapa contoh dari faktor yang dapat mempengaruhi ketimpangan sosial dikehidupan kita. Bagaimana ? Semoga bisa menambah wawasan analisa tentang ketimpangan sosial kalian yaaa….