Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial di Masyarakat

Sahabat Teras pernah atau tidak melihat bencana alam seperti banjir bandang, longsor, gempa bumi yang terjadi di Indonesia. Setelah terjadinya bencana alam banyak sekali perubahan kehidupan sosial yang berubah, baik secara fisik maupun tatanan sosial masyarakatnya. Banyak yang kehilangan rumah, kehilangan saudara, kehilanggan pekerjaan dan kehidupan mereka banyak yang mengungsi karena terjadinya bencana tersebut. Tentunya, bencana alam yang terjadi merupakan salah satu perubahan yang tidak direncanakan oleh masyarkat kita. Karena masyarakat tidak menginginkan adanya perubahan tersebut.

Hmm.. Kira-kira apa saja si bentuk-bentuk perubahan sosial yang ada di masyarakat kita ? Yuk simak penjelasan di bawah ini untuk lebih tau banyak tentang bentu perubahan sosial;

Baca juga : Dampak Positif dan Negatif Perubahan Sosial

Berdasarkan Kecepatan Berlangsungnya

24 - Kecepatannya

  1. Perubahan Lambat (Evolusi)

Perubahan lambat dibedakan berdasarkan waktu. Perubahan lambat biasa juga disebut dengan evolusi. Pada proses evolusi, perubahan terjadi secara alami tidak terencana. Perubahan lambat ini terjadi karena adanya suatu usaha pada masyarakat yang ingin menyesuaikan diri untuk keperluan, kondisi, dan juga keaadan yang tumbuh pada kehidupan masyarakat. Contoh dari perubahan lambat yaitu adanya proses modernisasi, contoh proses modernisasi yaitu adanya sistem perbankan, sistem transportasi, dan adanya spesialisasi suatu pekerjaan.

  1. Perubahan Cepat (Revolusi)

Bentuk-bentuk perubahan sosial yang dibedakan berdasarkan waktu yaitu perbedaan lambat dan cepat. Perubahan cepat yang terjadi pada kehidupan masyarakat biasa disebut dengan revolusi. Berbeda halnya dengan perubahan lambat, perubahan cepat terjadi karena adanya suatu perencanaan. Kecepatan suatu revolusi itu tidak bisa diukur, karena revolusi itu bisa terjadi dengan memakan waktu yang cukup lama. Salah satu perubahan sosial cepat yang terjadi di dunia yaitu adanya revolusi industri yang terjadi di Inggris. Perubahan yang terjadi dari adanya revolusi industri yaitu penggunaan mesin pada suatu industri yang tadinya belum menggunakan mesin menjadi menggunakan mesin. Terjadinya suatu revolusi harus memenuhi syarat-syarat dibawah ini;

  1. Adanya keinginan yang besar dari masyarakat untuk melakukan suatu perubahan. Ketika masyarakat merasakan hal yang tidak puas akan suatu keadaan, maka disitulah akan muncul keinginan besar untu memenuhi rasa tidak puas tersebut sehingga mempunyai keinginan untuk melakukan perubahan.
  2. Melakukan gerakan perubahan tentunya membutuhkan seorang pemimpin, oleh karena itu dibutuhkan pemimpin yang dapat memimpin masyarakat untuk bergerak dalam perubahan.
  3. Adanya seorang pemimpin harus bisa menampung aspirasi dari masyarakat yang menyampaikan keinginan dari masyarakat tersebut, kemudian dirumuskan menjadi suatu program kerja.
  4. Pemimpin yang memimpin gerakan perubahan tersebut tentunya harus memiliki tujuan yang konkret, agar tau ke arah mana mereka melakukan perubahan. Harus ada sebuat momentum.

Baca juga : TEORI-TEORI PERUBAHAN SOSIAL

Berdasarkan Ukuran Perubahannya

24 - Ukurannya

  1. Perubahan Kecil

Perubahan kecil merupakan suatu perubahan yang terjadi pada suatu unsur struktur sosial dan tidak memberikan pengaruh langsung. Contoh dari perubahan kecil yaitu adanya perubahan mode pakaian, mainan, bentuk rumah yang tidak memberikan pengaruh bagi setiap masyarakat. Perubahan kecil tidak akan memberikan pengaruh pada suatu lembaga masyarakat.

  1. Perubahan Besar

Perubahan besar yaitu perubahan yang memberikan pengaruh yang besar terhadap masyarakat dan juga lembaga kemasyarakatan. Perubahan dikatakan memberikan pengaruh besar apabila dapat menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada struktur kemasyarakatan, pada mata pencaharian, dan juga stratifikasi masyarakat. Contoh dari perubahan besar yaitu adanya perubahan masyarakat agraris menjadi masyarakat industrialisasi yang disebabkan karena adanya industri di daerah pertanian karena hal itu akan berpengaruh terhadap sistem kerja, sistem kepemilikan tanah, hubungan kekeluargaan, dan juga sistem pelapisan masyarakat. Selain itu menyebabkan jumlah kepadatan penduduk pada suatu wilayah industri.

Berdasarkan Prosesnya

24 - Prosesnya

  1. Perubahan Yang Direncanakan

Perubahan yang direncanakan yaitu perubahan yang dari awal telah direncanakan oleh suatu pihak masyarakat. Adanya istilah agen of change atau agen perubahan, pada perubahan direncanakan agent of change memiliki peran yang sangat penting. Agent of change yaitu istilah untu seseorang ataupun banyak orang yang mendapat kepercayaan untuk membawa sebuah perubahan pada suatu lembaga masyarakat.

  1. Perubahan Yang Tidak Direncanakan

Perubahan yang tidak direncanakan yaitu perubahan yang dilakukan tanpa suatu pengawas masyarakat. Perubahan yang tidak direncanakan dapat mengakibatkan munculnya akibat yang tidak diharapkan oleh masyarakat. Perubahan yang tidak direncanakan terkadang tidak dapat ditebak kapan akan terjadi, karena perubahan tidak direncanakan diluar kehendak masyarakat. Contoh dari perubahan tidak direncanakan misalkan terjadinya banjir di Garut, terjadinya bencana alam di garut dikarenakan bendungan sungai roboh sehingga menyebabkan banyak pemukiman terendam air dan banyak rumah-rumah roboh serta menyebabkan banak korban jiwa. Dengan terjadinya bencana alam tersebut menyebabkan mau tidak mau warga harus mengungsi ataupun mencari pemukiman baru.

Berdasarkan Sifat Perubahannya

24 - Sifatnya

  1. Perubahan Struktural

Perubahan struktural merupakan perubahan yang mendasar, perubahan ini memberikan akibat terjadinya reorganisasi dalam lingkup masyarakat. Contoh dari perubahan strktural yaitu perubahan kedudukan pemimpin agama seperti imam, pendeta, kyai. Zaman dahulu para pemimpin agama mempunyai kedudukan yang tinggi pada masyarakat, tidak ada seorangpun meragukan para pemimpin agama.

Hampir semua masyarakat yang menganut agama tersebut mempercayai dan menghargai para pemimpin agamanya. Namun zaman sekarang, sudah mulai berbeda, masyarakt lebih bersifat demokrasi dan juga sekularisasi sehingga mereka beranggapan bahwa para pemimpin agama hanya manusia biasa yang memiliki kemampuan khusus pada bidang tersebut. Sehingga dapat menurunkan minat para remaja untuk menjadi seorang pemimpin agama.

  1. Perubahan Proses

Perubahan proses merupakan suatu perubahan yang tidak mendasar, perubahan ini berbanding terbalik dengan perubahan struktural. Perubahan ini hanya mengubah yang telah ada agar menjadi lebih sempurna. Contoh dari perubahan proses yaitu adanya perubahan dalam suatu kurikulum pendidikan, seperti kurikulum KTSP menjadi kurikulum 2013 Kemudian sampai yang terbaru ini menjadi Kurikulum 2013 (Revisi)

Baca juga : Pengertian Perubahan Sosial Menurut Ahli

Berdasarkan Arah Perubahannya

24 - Arahnya

  1. Perubahan Progress

Suatu perubahan yang dapat membawa keuntungan bagi kehidupan masyarakat. Contohnya: Perubahan yang terjadi pada cara pengolahan tanah. Jika tanah dulu diolah menggunakan bajak yng ditarik oleh kerbau, sekarang sudah menggunakan traktor.

  1. Perubahan Regress

Perubahan yang membawa suatu kemunduran bagi masyarakat yang bersangkutan dalam bidang bidang kehidupan tertentu. Contohnya: Teknologi gadget yang bisa di instal berbagai game , membuat orang kecanduan untuk bermain hingga lupa waktu dan menjadikan perilakunya malas.

Sahabat Teras, itulah penjelasan mengenai bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi di masyarkaat kita. Begitu banyak macam bentuknya kann ? Semoga penjelasan di atas bisa dipahami

Sumber.

PR Sosiologi Kelas XII IPS SMA. Intan Pariwara. Klaten

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2017. Sosiologi; Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial; untuk SMA/MA Kelas XII. Esis Erlangga. Jakarta