Berbagai Bentuk Permaslahan Sosial di Ranah Publik

Permaaslahan Sosial yang muncul di masyarkaat sangat banyak, tak terkecuali dari permasalahan sosial yang paling kecil hingga permasalahan sosial yang besar dan sangat kompleks. Permasalahan sosial yang muncul ini disebabkan dari berbagai factor seperti ekonomi, biologis, psikologis ataupun sosial budaya.

Perlu Sahabat Teras pahami, permasalahan sosial yang muncul di ranah public sungguh sangat luas. Di era modern sepeerti sekarang ini masalah tidak hanya mucul di kehidupan nyata secara langsung, namun dengan berbagai kecanggihan teknologi dan berkembangnya kehidupan di dunia maya pun mengakibatkan masalah sosial yang baru dalam dunia virtual. Tetapi pada penjelasan kali ini kita akan membahas permasalahan sosial secara umum dan garis besar sesuai materi pembelajaran yang sedang Sahabat Teras butuhkan. Yakni mengenai Pemrasalahan Sosial di Ranah Publik. Ada apa sajakah ? Yuk simak penjelasan dibawah ini :

16 - Permasalhan Sosal di ranah

Kemiskinan

Kemiskinan diartikan sebagai keadaan seseorang yang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok, dan tidak mampu memanfaatkan tenaga mental maupun fisiknya dalam kelompok tersebut. Biasanya secara sosiologis masalah kemiskinan timbul sebagai akibat adanya lembaga kemasyarakatan dibidang ekonomi yang tidak berfungsi dengan baik. Contohnya di bidang produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa.

Baca juga : Permasalahan Sosial dalam Masyarakat (Pengertian dan Faktor Penyebab)

Perlu Sahabat Teras ketahui pula, kemiskinan ada berbagai macam bentuknya :

  • Kemiskinan absolut. Yakni seseorang dapat dikatakan miskin jika tidak mampu memenuhi kebutuhan minimum hidupnya untuk memelihara fisiknya agar dapat bekerja penuh dan efisien. Seperti sandang, pangan dan papan.
  • Kemiskinan relative. Yakni kemiskinan muncul jika kondisi seseorang atau sekelompok orang dibandingkan dengan kondisi orang lain dalam suatu masyarakat sekitarnya.
  • Kemiskinan kultural. Yakni kemiskinan penduduk terjadi karena kultur atau budaya masyarakatnya yang sudah turun temurun yang membuat mereka menjadi miskin.
  • Kemiskinan Struktural. Yakni kemiskinan yang muncul bukan akibat dari ketidakmampuan si miskin untuk bekerja (Malas) tetapi lebih karena struktur masyarakatnya yang timpang, yang tidak menguntungkan bagi golongan yang lemah.
  • Kemiskianan alamiah. Yakni kemiskinan yang terjadi karena sumberdaya alam yang terbatas, penggunaan teknologi dan bencana alam

Kriminalitas

Kriminalitas merupakan segala bentuk perbuatan atau tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang sekaligus yang mana perbuatan tersebut melanggar hukum pidana. Kriminalitas dan penyimpangan berbeda. Penyimpangan sosial merupakan kegagalan untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma sosial. Penyimpangan sosial adalah perilaku non- kompromis yang tidak disetujui masyarakat atau kelompok sosial, baik perilaku tersebut melanggar hukum ataupun tidak. Perilaku menyimpang banyak ragamnya dari mulai perilaku eksentrik hingga perbuatan kriminal. Sementara itu kriminalitas adalah satu bentuk penyimpangan, khususnya, perilaku yang melanggar hukum pidana tertentu. Demikian, tidak semua penyimpangan adalah kejahatan.

Sahabat Teras, perlu di ketahui juga bahwa kriminalitas memiliki berbagai jenis dan bentuknya. Berikut jenis atau bentuk kriminalitas secara umum :

White Collar Crime (Kejahatan Kerah Putih)

Kejahatan ini mengacu pada kejahatan yang dilakukan oleh orang yang terpandang atau berstatus tinggi dalam hal pekerjaannya. Contohnya penghindaran pajak, penggelapan uang perusahaan, manipulasi data keuangan sebuah perusahaan (korupsi), dan lain sebagainya.

Crime Without Victim (Kejahatan Tanpa Korban)

Kejahatan tidak menimbulkan penderitaan pada korban secara langsung akibat tindak pidana yang dilakukan. Contohnya berjudi, mabuk, dan hubungan seks yang tidak sah tetapi dilakukan secara sukarela.

Organized Crime (Kejahatan Terorganisir)

Kejahatan ini dilakukan secara terorganisir dan berkesinambungan dengan menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan (biasaya lebih ke materiil) dengan jalan menghindari hukum. Contohnya penyedia jasa pelacuran, penadah barang curian, perdagangan perempuan ke luar negeri untuk komoditas seksual, dan lain sebagainya.

Corporate Crime (Kejahatan Korporasi)

Kejahatan ini dilakukan atas nama organisasi formal dengan tujuan menaikkan keuntungan dan menekan kerugian.

Kesenjangan Soisal

Kesenjangan Soisal diartikan sebagai ketimpangan atau ketidaksamaan akses untuk mendapatkan atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Sumber daya alam bias berupa kebutuhan primer, seperti Pendidikan, kesehatan, perumahan, peluang usaha dan kerja, dapat juga berupa kebutuhan sekunder seperti sarana pengembangan usaha, perjuangan hak asasi, sarana saluran politik, atau pengembangan karir. (Selo Soemardjan, 1980)

Baca juga : Upaya Penyelesaian Permasalahan Sosial di Ranah Publik

Perlu Sahabat Teras ketahui pula, ada beberapa faktor penyebab terjadinya Kesenjangan Sosial dalam masayakarat.

  1. Faktor Internal

Faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, antara lain rendahnya kualitas sumber daya manusia karena tingkat Pendidikan yang rendah (ketrampilan), tingkat kesehatan yang rendah, dan adanya ketidakinginan merubah kemskinan.

  1. Faktor Eksternal

Faktor yang berasal dari luar kemampuan seseorang. Hal ini dapat terjadi karena adanya birokasi atau kebijakan (resmi) yang membatasi atau memperkecil akses seseorang untuk memanfaat kan kesempatan atau peluang yang ada.

16 - Upaya Penyelesiaan Kesenjangan

Ketidakadilan

Ketidakadilan pada umumnya menyakut masalah pembagian sesuatu terhadap hak seseorang atau kelompok yang dilakukan secara tidak proporsional. Ada beberapa bentuk ketidakadilan,

Stereotip

Adalah pemberian sifat tertentu secara subjektif terhadap seseorang berdasarkan kategori kelompoknya. Stereotip merupakan salah satu bentuk prasangka berdasarkan kategori ras, jenis kelamin, kebangsaan, dan tampilan komunikasi verbal maupun nonverbal.

Marginalisasi

Adalah proses pemutusan hubungan kelompok-kelompok tertentu dengan lembaga sosial utama, seperti struktur ekonomi, pendidikan, dan lembaga sosial ekonomi lainnya. Marginalisasi orang selalu melibatkan kemampuan penduduk yang dominan untuk melaksanakan beberapa tingkat control dan kekuasaan atas kelompok-kelompok yang terpinggirkan. Kelompok atau individu yang marjinal sering dikecualikan dari layanan, program, dan kebijakan

Subordinasi

Subordinasi atau penomorduaan adalah pembedaan perlakukan terhadap identitas sosial tertentu. Dimana umumnya yang menjadi kelompok subordinasi adalah kelompok minoritas

Dominasi

Adalah suatu kondisi yang dialami oleh orang-orang atau kelompok untuk sejauh bahwa mereka bergantung pada hubungan sosial dimana beberapa orang atau kelompok lain memegang kekuasaan sewenang-sewenang atas mereka. Ada beberapa bentuk dominasi diantaranya, perbudakan, rezim diskriminasi sistematis terhadap kelompok minoritas, rezim politik colonial, despotism, totalitarianism, kapitalisme, dan feodalisme

Sumber :

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2017. Sosiologi; Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial; untuk SMA/MA Kelas XI. Esis Erlangga. Jakarta

Murdiyatmoko, Janu dan Citra Handayani. 2018. Sosiologi; Sekolah Menengah Atas Peminatan Ilmu-ilmu Sosial. Grafindo Media Pratama. Bandung