Pengetian, Fungsi, Karakteristik, dan Tipe-Tipe Lembaga Sosial (Social Institution) dalam Masayarakat

Pernah ngga sih Sahabat Teras mendapatkan manfaat dari sebuah Pendidikan ? Misalnya dengan Pendidikan kita bisa menambah sebuah ketrampilan, mempersiapkan kita untuk mencari nafkah kedepan, mempertahankan/mempelajari sebuah kebudayaan dan lain sebagainya. Nah Pendidikan kalau sahabat tau merupakan salah satu Lembaga Sosial yang ada di masyarakat kita. Dan yang kita sebutkan tadi merupakan salah satu manfaat dari sebuah lembaga sosial khususnya di pendidikan.

Lantas ? Apa sih yang sahabat Teras pahami mengenai sebuah lembaga sosial ? Yuk kita cari tau mengenai lembaga sosial dalam masayrkaat di bawah ini :

Istilah lembaga sosial merupakan terjemahan dari istilah Bahasa Inggris social institution yang merujuk pada dua pengertian, yakni sistem nilai dan norma-norma sosial serta bentuk atau organ sosial. Koentjaraningrat lebih mengutamakan sistem nilai dan norma sehingga menerjemahkan social institution sebagai pranata sosial. Sementara itu Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menerjemahkan social institution sebagai lembaga kemasyarakatan.

Baca juga : Jenis-Jenis Lembaga Sosial dalam Masyarakat

Dari definisi-definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa lembaga sosial berkaitan dengan hal-hal berikut.

  1. Seperangkat norma yang saling berkaitan, bergantung, dan memengaruhi
  2. Seperangkat norma yang dapat dibentuk, diubah, dan dipertahankan sesuai dengan kebutuhan hidup
  3. Seperangkat norma yang mengatur hubungan antarwarga masyarakat agar dapat berjalan dengan tertib dan teratur

Proses Pertumbuhan Lembaga Sosial

Proses sejumlah norma menjadi lembaga sosial disebut pelembagaan atau institusionalisasi. Proses tersebut memakan waktu lama dan juga melalui internalisasi (penyerapan) dalam kebiasaan masyarakat. Secara garis besar, timbulnya lembaga sosial dapat diklasifikasikan ke dalam dua cara berikut.

  1. Secara Tidak Terencana, artinya lembaga sosial tersebut lahir secara bertahap (berangsur-angsur) dalam praktik kehidupan masyarakat.
  2. Secara Terencana, artinya lembaga sosial muncul melalui suatu perencanaan yang matang oleh seorang atau sekelompok orang yang memiliki kekuasaan dan wewenang.

Fungsi Lembaga Sosial

  1. Fungsi manifest (nyata) adalah fungsi lembaga sosial yang disadari dan menjadi harapan banyak orang
  2. Fungsi laten adalah fungsi lembaga sosial yang tidak disadari dan bukan menjadi tujuan utama banyak orang. Dengan kata lain, fungsi laten adalah fungsi yang tidak tampak di permukaan dan tidak diharapkan masyarakat, tetapi ada.

Karakteristik Lembaga Sosial

  1. Memiliki simbol sendiri.

Setiap lembaga memiliki symbol tersendiri yang igunakan untuk menandai suatu kekhasan atau memberi ciri khusus kepada setiap lembaga. Dengan demikian lembaga tersebut memiliki identitas tertentu.

  1. Memiliki tata tertib dan tradisi.

Lembaga sosial memiliki tat tertib dan tradisi yang tertulis maupun tidak tertulis yang di jadikan panutan bagi pengikutnya.

  1. Usianya lebih lama

Pada umumnya, usia lembaga lebih lama diabndingkan dengan usia manusia. Hal ini terlihat dari banyaknya lembaga sosial yang di wariskan dari generasi ke generasi.

  1. Memiliki alat kelengkapan

Lembaga sosial memiliki alat kelengkapan tertentu yang digunakan untuk mewujudkan tujuan lembaga sosial tersebut

  1. Memiliki ideology

Lemabaga sosial memiliki ideology sendiri. Ideologi atau system gagasan mendasar ini dimiliki secara bersamaan dan dianggap ideal bagi para pendukung lembaga.

  1. Memiliki tingkat kekebalan/daya tahan

Lembaga yang sudah terbentuk tidak akan lenyap begitu saja.

Tipe-Tipe Lembaga Sosial

Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, tipe lembaga sosial dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

  1. Berdasarkan sudut perkembangannya
  • Crescive institution, yaitu lembaga sosial yang secara tidak sengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat
  • Enacted institution, yaitu lembaga sosial yang sengaja dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu
  1. Berdasarkan sudut sistem nilai yang diterima oleh masyarakat
  • Basic institution, yaitu lembaga sosial yang penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat
  • Subsidiary institution, yaitu lembaga sosial yang berkaitan dengan hal yang dianggap oleh masyarakat kurang penting, seperti rekreasi.
  1. Berdasarkan sudut penerimaan masyarakat
  • Approved dan sanctioned institution, yaitu lembaga sosial yang diterima oleh masyarakat
  • Unsanctioned institution, yaitu lembaga sosial yang ditolak masyarakat meskipun masyarakat tidak mampu memberantasnya karena alasan tertentu
  1. Berdasarkan sudut penyebarannya
  • General institution, yaitu lembaga sosial yang dikenal dan diterima oleh sebagian besar masyarakat dunia
  • Restricted institution, yaitu lembaga sosial yang hanya dikenal oleh masyarakat tertentu
  1. Berdasarkan sudut fungsinya
  • Operative institution, yaitu lembaga sosial yang berfungsi menghimpun pola-pola atau cara-cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan dari masyarakat yang bersangkutan
  • Regulative institution, yaitu lembaga sosial yang bertujuan mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang ada dalam masyarakat

Sumber :

Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2016. Sosiologi; Kelompok Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial; untuk SMA/MA Kelas X. Esis Erlangga. Jakarta